Vaksin Merah Putih Masuk Program Vaksinasi Pemerintah, Ini Perkembangannya

“Tetapi yang pasti yang PBI penerima bantuan iuran BPJS kalau enggak salah 97 atau 98 juta orang itu akan mendapatkan vaksin free of charge yang 98 juta,” sambungnya. “Ini sudah memberikan indikasi bahwa Indonesia harus bisa paling tidak, bukan maksimal, minimal harus bisa menyediakan 353 juta dosis vaksin dengan asumsi hanya dua kali,” kata Bambang. “Dengan demikian pelaku UMKM memiliki dua opsi, apakah dia ingin ikut berkontribusi tetapi kita juga membuka para UMKM ikut program vaksinasi pemerintah yang free of charge,” kata Erick dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 19 Mei 2021.

Vaksin dari pemerintah

DiberitakanKompas.com, 7 Desember 2020, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan menyebut ada enam kelompok masyarakat yang menjadi sasaran prioritas vaksinasi Covid-19. Arya Sinulingga, Koordinator PMO Komunikasi Publik KPCPEN dan Jubir Kementerian BUMN menuturkan bahwa vaksinasi Gotong Royong merupakan upaya pemerintah untuk mengakomodir perusahaan yang berkeinginan membantu menangani pandemi COVID-19. “Saat ini Bio Farma sudah mulai menjajaki perusahaan vaksin Sinopharm dan Moderna, dan melakukan pembicaraan provide vaksin dengan prinsip harus berbeda dengan vaksin program pemerintah,” terang Bambang. Diungkapkan oleh Nadia bahwa layanan vaksinasi Gotong Royong tidak boleh dilakukan di fasyankes milik pemerintah.

Pengujian stabilitas industri farmasi menunjukkan data kestabilan selama tiga bulan. “Sampai saat ini tidak ada kendala berarti pada proses pengujian hingga pemberian sertifikat pelepasan ini. Kita sudah mengoptimalkan sumber daya yang ada untuk memberikan percepatan rilis vaksin-vaksin COVID-19 ini,” jelasnya. Bagi yang tidak memiliki ponsel, cara untuk mendapatkan vaksin Covid-19 bisa dengan melakukan verifikasi melalui Babinsa/Babinkamtibmas. Verifikasi ini akan dibantu dan melibatkan Lurah, Kepala Dusun, Ketua RT/RW serta puskesmas setempat.

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengucapkan rasa syukurnya bahwa pemerintah Indonesia bisa mendapatkan empat jenis vaksin Covid-19 dari negara produsennya sehingga bisa dipakai untuk imunisasi bagi masyarakat. Kepala BPOM Penny Lukito mengatakan, pengajuan izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 tersebut dilakukan melalui dua jalur, yaitu secara multilateral dan didaftarkan langsung oleh AstraZeneca Indonesia. Badan Pengawas Obat dan Makanan telah mengumumkan penerbitan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization untuk vaksin AstraZeneca. Dalam rangka melaksanakan program vaksinasi untuk mencapai goal herd immunity di tahun 2021, pemerintah terus berupaya menghadirkan vaksin COVID-19 yang aman, bermutu dan berkhasiat secara bertahap. Kamu akan menerima respons otomatis yang menanyakan konfirmasi terkait apakah seorang tenaga kesehatan, dengan berbagai pilihan menu. Gunakan 6 digit terakhir NIK untuk mendaftar dan akan menerima konfirmasi lokasi vaksinasi.

Ia menyampaikan bahwa Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan akan ada 2 jalur kerjasama dalam mengadakan kandidat vaksin Covid-19. Yaitu hasil kerjasama bilateral/multilateral dan pengembangan vaksin Merah Putih. Untuk vaksin Merah Putih merupakan hasil kerjasama perguruan tinggi dan lembaga penelitian yang ada di Indonesia. Pemerintah akan terus berupaya untuk mengawasi dan memberikan pembinaan, bimbingan, serta fasilitas guna mendukung pengembangan dan percepatan penyediaan vaksin COVID-19 bagi masyarakat. Bila diberikan kepada seseorang, vaksin akan menimbulkan reaksi sistem imun yang spesifik dan aktif terhadap penyakit tertentu, misalnya vaksin flu untuk mencegah penyakit flu dan vaksin COVID-19 untuk mencegah infeksi virus SARS-CoV-2. Program vaksinasi pemerintah tetap berjalan, jadi tidak akan mengubah jadwal maupun sasaran yang telah ditetapkan,” ucapnya.